Cara Mengelola Akun Instagram Serta Meningkatkan Follower

Cara Mengelola Akun Instagram Serta Meningkatkan Follower dengan menggunakan Indostagram

Indostagram adalah Aplikasi berbasis website berbagai keperluan manage akun instagram.

Indostagram memiliki fitur :
Penjadwalan Post, Video, Album / Slide, serta Instastory
Fitur ini memudahkan kita dalam melakukan posting rutin tanpa harus kejar-kejaran waktu tayang dimana orang ramai melihat. karena 1 kali kerja, bisa menjadwalkan dan akan di posting pada waktu yang diinginkan secara otomatis.

Indostagram juga mempunyai fitur auto untuk autofollow,auto unfollow yang ga follback, serta auto like.
Ini dapat membantu meningkatkan follower bertarget dengan aman dan nyaman,daripada membeli follower palsu yang tidak berguna atau menggunakan jasa tidak bertanggung jawab. Indostagram bisa support untuk menjelaskan cara memakainya dengan detail.

Lalu Apa kelebihan Sistem ini :
– Sistem bot indostragram mencari target berdasarkan hashtag, dan melakukan pendataan hanya user aktif saja.
– dalam sebulan dapat follow 21ribu akun BERBEDA.
– tidak pernah follow akun yang sudah menjadi follower.
– membatasi kegiatan sesuai kemampuan akun, sehingga tidak kena suspend / banned oleh instagram. Aman dan Nyaman.
– dan following jadi meningkat donk ?. aktifkan auto follow dan akan otomatis unfollow user2 yang tidak follow back kita dalam 2 hari.
– lalu bagaimana hubungannya penjualan jadi meningkat?.

Setiap kita follow akun, mereka akan menerima notifikasi, dan memiliki kemungkinan 50% profile kita akan dilihat, apabila mereka berminat, mereka akan followback, ataupun menghubungi kita.

Untuk menggunakan nya LOGIN DISINI 

BACA JUGA ARTIKEL Hindari 5 Kesalahan Berbisnis di Instagram Ini Kalau Ingin Usaha Tetap Jalan 

Hindari 5 Kesalahan Berbisnis di Instagram Ini Kalau Ingin Usaha Tetap Jalan

Walau sudah lama digunakan sebagai lahan usaha, kesalahan berbisnis di Instagram rupanya masih sering dilakukan. Instagram merupakan media sosial yang selama beberapa tahun terakhir mendulang sukses karena fitur-fiturnya dianggap bermanfaat dan mampu mendongkrak penjualan para pebisnis di dunia digital. Hal inilah yang mendorong para pemula dalam dunia usaha berbondong-bondong membuat akun di Instagram untuk berjualan di sana.

Sayangnya, sebagian dari mereka mengabaikan panduan berbisnis di Instagram, sehingga usahanya pun cepat kolaps. Untuk mengantisipasinya, hindari kesalahan-kesalahan berikut ini.

  1. Akun Instagram yang ‘Digembok’

Mengunci akun Instagram untuk melindungi konten memang tidak salah kalau Anda menggunakan akun pribadi. Namun tindakan ini tidak disarankan kalau Anda memakainya sebagai online shop. Hal tersebut akan membuat calon pelanggan mengira Anda pilih-pilih konsumen dan memaksa mereka mengikuti akun tersebut. Sebaiknya, atur akun bisnis Anda dalam mode public untuk menunjukan keterbukaan dan keluwesan Anda sebagai pemilik usaha tadi. Dijamin calon pelanggan akan berdatangan.

  1. Profil Akun yang Kurang Informatif

Bio atau profil akun merupakan ‘alat’ utama berbisnis yang kali pertama diperiksa calon pelanggan. Anda harus memanfaatkan lahan seluas 150 karakter tersebut untuk mengenalkan bisnis sebaik dan sekreatif mungkin, sehingga para calon konsumen pun mau melanjutkan perjalanan ke konten-konten yang Anda unggah di Instagram. Profil yang kurang informatif biasanya lupa mencantumkan website sampai kontak untuk dihubungi yang menyulitkan calon pelanggan untuk menjangkau Anda.

  1. Mengunggah Konten Tanpa Tagar

Hashtag atau tagar adalah salah satu fitur kebanggaan Instagram yang sangat menunjang bisnis Anda. Namun, masih ada segelintir pemula yang melakukan kesalahan berbisnis di Instagram: mengunggah konten tanpa tagar, sehingga tidak teroptimasi dan terdeteksi dengan baik. Sebagian ada yang sudah memakai tagar, tetapi sayangnya tagar yang mereka sematkan tidak sesuai dengan konten atau bisnis yang mereka jalankan. Maka Anda harus cermat dalam memasukkan tagar di konten tersebut.

  1. Menggunakan Strategi yang Tidak Tepat

Instagram kini menyuguhkan fitur draf, sehingga Anda dapat menyimpan konten yang akan diunggah. Meski begitu, Anda tetap harus memiliki strategi terhadap konten yang hendak ditampilkan. Tentukan foto dan jumlah yang akan dibagikan dan kenali audiensi produk Anda. Kemudian, pilihlah penunjang seperti filter yang akan membuat foto Anda semakin outstanding tanpa mengubah keaslian dari produknya. Jika bisa, buatlah feed Instagram yang rapi supaya enak dilihat.

  1. Minim Engagement dengan Pelanggan

Fokus terhadap bisnis yang dijalankan memang penting, tetapi jangan lupakan engagement dengan para pelanggan. Bagaimanapun, mereka adalah orang-orang yang membesarkan usaha Anda. Jika ada yang bertanya, respons secepat dan semaksimal mungkin sampai mereka mengerti. Berikan reward pada para pelanggan setia. Pengusaha yang terlalu dingin dan jarang berinteraksi dengan pelanggan mereka tidak akan sukses meski produk yang dipromosikan bagus dan menjanjikan.

Seperti jenis usaha lainnya di media sosial, bisnis di Instagram membutuhkan waktu yang tak sebentar. Sebagian pemula yang tak sabaran pada akhirnya memilih untuk membeli akun yang sudah mempunyai followers banyak alih-alih menjaring sendiri dari nol.

Padahal, ada cara lain yang bisa ditempuh, salah satunya mempelajari dunia bisnis di media sosial secara online. Caranya? Anda hanya tinggal mengakses website http://elroiy.com/suksesbisnisplr untuk mendapatkan berbagai materi menarik, termasuk menghindari kesalahan berbisnis di Instagram serta cara untuk sukses di jejaring tersebut.